JAKARTA, SP – Wartawan dari delapan media massa dibawah koordinasi Doran Damanik wartawan dari media Radar Nusantara meminta iklan kepada pengawas ketenagakerjaan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Bagus Kuncoro (BK), dimana masing-masing media sebesar Rp 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah).
Permintaan itu dilakukan agar delapan media yang dimaksud tidak memberitakan BK membawa seorang janda ke kamar sebuah hotel di kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada 2 Mei 2023. “Iya BK sudah mengaku bahwa yang dia bawa ke hotel itu seorang janda. Kami tidak menuduh dia melakukan hubungan suami istri dengan janda tersebut, tetapi mengapa dia seorang ASN membawa janda ke hotel, apa pantas ? Karena itu kami minta iklan untuk delapan media,” kata Doran Damanik kepada media ini Sabtu (6/5/2025).
BK ketika dikonfirmasi media ini mengatakan, sedang mempertimbangkan untuk melaporkan Doran Damanik dan teman-temannya ke polisi. Menurut BK ia membawa perempuan ke hotel merupakan urusan pribadinya, tidak ada urusan dengan pekerjaan. BK membenarkan Doran Damanik meminta uang iklan masing-masing Rp 10 juta per media untuk delapan media. “Saya suruh mereka datang ke kantor saya di Kemnaker tetapi tidak datang,” kata BK.
BK mengaku pada tanggal 2 Mei 2023 ia memang membawa teman perempuan ke sebuah hotel di kawasan Jakarta Timur.
Tidak lama di hotel BK mengantar teman perempuannya itu ke rumahnya di kawasan Cipinang Ranti, Jakarta Timur. Selanjutnya BK kembali ke rumahnya di kawasan Cijantung. Namun ternyata Doran Damanik dan teman-temannya mengikuti BK sampai di rumahnya.
Sesampai di rumah BK, awalnya Doran Damanik dan teman-temannya mempersoalkan plat mobil BK, selanjutnya mereka menanyakan soal BK bawa perempuan ke hotel. Selanjutnya Doran Damanik meminta iklan agar tindakan bawa perempuan ke hotel itu tidak diberitakan.
Permintaan mereka itu diiyakan BK namun Doran Damanik dan teman-temannya harus datang ke kantor BK di Kemnaker.
Menurut Doran Damanik, pihaknya benar meminta uang iklan untuk delapan media. Namun sampai tanggal 6 Mei 20023 saat media ini menghubungi Doran Damanik belum dipenuhi BK.
Doran Damanik siap dilaporkan ke polisi. “Kami siap dilaporkan ke polisi, kami ada bukti, kami ada rekaman pengakuan BK,” kata Doran Damanik.
Doran mengatakan, ia dan semua media dibawa Radar Nusantara akan memberikan kasus BK bawa perempuan ke hotel.
Banyak pihak menginginkan BK segera melapor ke polisi Doran Damanik dan teman-temannya. Sebab, perbuatan mereka mengikuti orang masuk hotel sungguh meresahkan. “Siapa pun berhak bawa perempuan ke hotel dan untuk kepentingan apa pun, sebab itu adalah hak pribadi dan private. Pak BK harus lapor ke polisi, biar Doran Damanik segera dipanggil polisi,” kata seorang mantan ASN. [EH]

Leave a Reply