CIREBON, SP – Puluhan ulama dan kiai di Kabupaten Cirebon meneguhkan hati mendukung Ganjar Pranowo sebagai Presiden Indonesia pada 2024. Keberpihakan Ganjar pada masyarakat, pondok pesantren, dan ulama tak perlu diragukan lagi.
Hal ini diungkapkan dalam Halaqah Ulama Merah Putih di Pondok Pesantren As Sholihah, Jalan Gondang Manis, Desa Babakan, Kecamatan Ciwaringin, Cirebon, Jawa Barat, pada Minggu (24/9/23).
Selama memimpin Jawa Tengah dua periode, Ganjar selalu menerima aduan-aduan ataupun aspirasi masyarakat semua golongan serta cepat dalam mencari solusinya.
“Calon presiden seperti inilah, yang kalem gitu loh, lincah dan terkomunikasikan dengan masyarakat bawah terutama kaum fakir miskin gitu ya. Kemudian orang-orang yang membutuhkan bantuan kesehatan dan pendidikan, itu ada sama Pak Ganjar, sosoknya mudah dijumpai,” kata KH Rumli Kamali dari Pondok Pesantren Al Huda Kabupaten Cirebon.
Dalam menanggulangi kemiskinan di Jateng Ganjar menggenjot program Tuku Lemah Oleh Omah. Sejak 2020-2022 sebanyak 639 rumah berhasil dibangun untuk warga pra sejahtera, sementara ada 615 rumah juga mulai dibangun pada 2023.
Ganjar juga memutakhirkan layanan aduan masyarakat berbasis digital, LaporGub serta menjadikan akun media sosial pribadinya sebagai ruang aduan sebagai respon cepat melayani rakyat.
Kepada ponpes, Ganjar telah menyalurkan sebanyak Rp 18,97 miliar untuk 549 pondok pesantren sepanjang 2017-2022. Dana tersebut berasal dari pengelolaan zakat ASN Pemprov Jateng bekerja sama dengan Baznas.
“Pak Ganjar sudah membuktikan kepemimpinan selama menjadi gubernur di Jawa Tengah sangat respons dan ini sesuai harapan kami. Begitulah selayaknya sebagai pemimpin tidak mungkin mengabaikan aspirasi sekecil apapun dan Pak Ganjar kelihatannya sudah teruji merespons berbagai macam masalah, besar maupun kecil,” jelas dia.
Dia berharap Ganjar semakin memperhatikan masyarakat-masyarakat kecil terutama UMKM dan pondok pesantren. Jadi, jebolan pesantren bisa terakomodasi semua keilmuannya.
Hal senada juga disampaikan Kiai Baequni M Haririe dari ponpes Mahadul Ilmy. Dirinya percaya Ganjar Pranowo mampu memegang amanah lebih besar sebagai Presiden Republik Indonesia serta membawa kesejahteraan bagi rakyat. “Saya yakin melihat jejak rekam Pak Ganjar memimpin Jawa Tengah itu memiliki dasar-dasar pondasi amanah itu, tinggal ini tanggung jawabnya lebih besar karena tidak hanya Jawa Tengah tapi seluruh Indonesia pelosok dan sebagainya,” ungkap Kiai Baequni.
Diketahui, Halaqah Ulama Merah Putih dihadiri puluhan ulama meliputi KH Rumli Kamali dari Ponpes Al Huda, KH Khaerul Anam dari Ponpes Dahlia, Ustaz Subhan Baehaqi dari Ponpes Baitu As-Sholihat, KH Salman Al Farisi dari Ponpes Hasan Wahid, Kiai Ubay Baequni dari Ponpes Ma’hadul Ilmi, serta kiai dan ulama lainnya di Kabupaten Cirebon. [CR-3]

Leave a Reply