Gubernur Minta PPRPI Gaungkan Terus ‘Marsipature Hutanabe’

Christian Pasaribu hadir dalam Mubes PPRPI bersama 3.000 peserta lainnya.

MEDAN, SP – Punguan Pomparan Raja Pasaribu Indonesia (PPRPI) yang merupakan perkumpulan Marga Pasaribu se-Indonesia baru saja menggelar Musyawarah Besar (Mubes) di Medan, Sumatera Utara. Kegiatan digelar selama dua hari itu juga dihadiri Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

Edy mengajak seluruh anggota PPRPI bisa menggalakkan kembali konsep pembangunan ‘Marsipature Hutanabe’. Konsep itu merupakan salah satu keunggulan Sumut yang ingin menjadikan putra-putri daerah sebagai orang terdepan untuk pembangunan daerahnya.

“Ada pepatah Marsipature Hutanabe. Di mana pun Pasaribu, pasti tahu kampungnya. Kita harapkan kebersamaan di perantauan untuk pulang dan bangunlah kampung nenek moyang,” kata Edy saat menghadiri Mubes dan Partangiangan Bolon PPRPI di Medan, Minggu (27/8/2023).

Edy mengatakan, Pemprov Sumut memiliki banyak program pembangunan, baik pertanian, peternakan dan kehutanan, yang bisa dikolaborasikan dengan PPRPI, sehingga Sumut ini bisa terus maju.

Dalam kesempatan tersebut, berbagai agenda dibahas sejumah perwakilan wilayah, diantaranya pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPRPI Periode 2022-2027.

Christian Pasaribu sebagai salah satu perwakilan juga hadir bersama sekitar 3.000 peserta lainnya. Christian yang juga Sekjen I DPN Pertalindo (Perkumpulan Tenaga Ahli Lingkungan Hidup Indonesia) sangat mendukung dan terlibat aktif agar kegiatan besar tersebut sukses. Apalagi, dirinya juga menjadi bagian dalam kepengurusan PPRPI bidang organisasi dan kemandirian anggota.

“Secara internal, potensi dalam PPRPI bisa dioptimalkan untuk organisasi dan kemandirian anggota. Demikian juga mendorong berbagai agenda eksternal yang memperkuat kesejahteraan anggota,” ujar Christian.

Dirinya juga memberi apresiasi kepada Dr Ir Benny Pasaribu MEc yang dikukuhkan menjadi Ketua Umum DPP PPRPI beserta seluruh kepengurusan yang terbentuk. “Kita perlu bersinergi dan mendukung segala agenda PPRPI untuk kesejahteraan bersama,” kata Christian.

Benny Pasaribu juga menyambut baik ajakan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi untuk menjadi mitra pemerintah dalam membangun kampung halaman. PPRPI merupakan organisasi yang berfokus pada kemasyarakatan. Salah satu agenda nyata dengan memberi bantuan dana pendidikan kepada 50 anak secara bertahap dan membangun usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Di sisi lain, Benny juga mendorong PPRPI aktif membangun peradaban Batak karena identik dengan membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter. “Memiliki karakter mulia, santun, jujur dan bermoral yang baik,” kata mantan anggota DPR 1999-2004.

Dia menekankan perlunya disinkronkan antara budaya dan adat dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi jangan sampai meninggalkan budaya. Benny berharap marga Pasaribu mendorong dibangkitkan lagi budaya Batak dimulai dari aksara, bahasa dan sastra Batak. [CR-2/SP]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*