Pelatihan Olah Limbah Botol Plastik Jadi Peluang Usaha

Kegiatan Mak Ganjar yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

JAKARTA, SP – Sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Mak Ganjar kembali melakukan kegiatan bermanfaat dan positif kepada masyarakat luas. Salah satunya pelatihan membuat asbak dari bahan plastik bekas botol air mineral bareng ibu-ibu di Jalan Amil, Pejaten Barat, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Koordinator Daerah Mak Ganjar Jakarta Selatan, Asih mengatakan pelatihan itu diadakan untuk mengasah kemampuan para ibu-ibu agar bisa lebih kreatif memanfaatkan limbah plastik agar jadi barang bermanfaat.

“Kami mengadakan pelatihan ini agar para ibu-ibu bisa memiliki kemampuan dalam melakukan kerajinan tangan. Salah satunya membuat kerajinan tangan dari botol plastik bekas agar dibuat barang yang bermanfaat,” kata Asih dalam siaran pers, Selasa (22/8/2023).

Pelatihan tersebut mendapatkan sambutan baik dari masyarakat sekitar yang banyak hadir. Dalam pelatihan, para peserta terlihat fokus memperhatikan. Mereka juga diberikan kesempatan mempraktekan membuat kerajinan tangan dari botol plastik bekas.

Menurut Asih, para peserta membuat berbagai jenis produk, mulai dari asbak hingga pot bunga. “Para peserta membuat asbak untuk bisa dipakai sehari-hari di rumah atau bisa juga sebagai pot untuk tanaman atau bunga,” tutur Asih.

Asih berharap sesuai kegiatan tersebut para peserta bisa mengaplikasikan kembali di rumah. Jika ditekuni, produk tersebut bisa menjadi peluang bisnis. “Pelatihan ini kami rasa cukup bagus dan punya peluang bisnis bagi yang tidak punya kesibukan supaya bisa membantu menambah perekonomian keluarga,” ungkap dia.

Di sela acara tersebut, Asih juga tidak lupa memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (2024) kepada para peserta yang menghadiri kegiatan tersebut.

Selain pelatihan, sukarelawan Mak Ganjar juga membagikan bingkisan kepada seluruh para peserta yang menghadiri kegiatan tersebut. [CR-3]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*