‘Ngobeng Lauk’ Jadi Simbol Pemersatu Masyarakat di Pangandaran

Relawan Ganjar Sejati mengadakan kegiatan Ngobeng Lauk.

PANGANDARAN, SP – Tradisi Ngobeng Lauk merupakan salah satu simbol pemersatu masyarakat. Dalam kegiatan Ngobeng Lauk tersebut, masyarakat harus turun ke kolam dan mencari ikan bersama masyarakat lainnya. Setelah itu, ikan yang ditangkap, bisa disantap bersama seluruh masyarakat di wilayah tersebut. Ini menjadi harapan bahwa tradisi Ngobeng Lauk menjadi salah satu simbol pemersatu antar masyarakat.

Untuk itu memperkuag itu, relawan Ganjar Pranowo, Ganjar Sejati mengadakan kegiatan Ngobeng Lauk bersama ratusan masyarakat di Sukamaju, Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (8/10/23).

“Dengan Ngobeng Lauk buat masyarakat di Desa Sukamaju, Alhamdullilah kami bersyukur ada hiburan dan bermanfaat untuk mengisi waktu kosong di akhir pekan,” kata Perwakilan Ganjar Sejati, Endang Ayub.

Endang mengaku dapat respon baik dari masyarakat yang hadir terutama dalam mengenalkan sosok Ganjar Pranowo. Dia meyakini wilayah tersebut merupakan basis kemenangan Ganjar dan Ganjar akan mendominasi di wilayah tersebut.

“Responnya alhamdullilah bagus karena memang sudah basis kemenangan Pak Ganjar yang hampir 90 persen, pastinya kami siap mendukung,” pungkas Endang.

Salah satu warga, Umar (66), mengungkapkan antusiasme masyarakat yang dinilainya tinggi selama mengikuti kegiatan tersebut. Mereka ikut secara sukarela meramaikan kegiatan dari pagi hingga siang hari tersebut. Tak jarang masyarakat bergurau dan tertawa bersama saat Ngobeng Lauk dilakukan.

“Antusiasme kami bagus, dengan suka hati mengikuti acara Ngobeng Lauk tersebut. Selain seru, kami juga sangat bangga dengan figur Pak Ganjar dan mendukung sebagai Presiden,” kata Umar.
Menurutnya, kegiatan Ngobeng Lauk sudah menjadi tradisi masyarakat di Kabupaten Pangandaran. “Ini sudah menjadi dan tridisi untuk masyarakat dalam mempererat tali silaturahmi dan menjalin hubungan dengan masyarakat,” ujar dia.

Umar berharap akan ada hiburan masyarakat selanjutnya. Selain itu, Umar mengusulkan program pemberdayaan kepada masyarakat untuk meningkatkan keterampilan.

“Kalau hiburan masyarakat apapun yang penting masyarakat terhibur dan positif kegiatannya. Tetapi kami juga mengusulkan untuk diadakan kegiatan semacam pelatihan dan pendampingan untuk masyarakat supaya sejahtera,” pungkasnya. [CR-3/SP]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*