Cegah Stunting, Relawan Gardu Layani Pemeriksaan di Tangerang

Kegiatan Gardu Ganjar di Desa Caringin, Legok, Kabupaten Tangerang.

TANGERANG, SP – Gangguan pertumbuhan anak berisiko terjadi pada bayi di bawah lima tahun (balita) yang salah satunya disebabkan kekurangan asupan makanan bergizi seimbang.

Oleh karena itu, sukarelawan Ganjar Pranowo dari Gerakan Rakyat Desa untuk Ganjar (Gardu Ganjar) menggelar kegiatan untuk keluarga yang memiliki balita di Provinsi Banten, Minggu (10/9/2023).

Ketua Gardu Ganjar Ahmad Wahyudin Nasyar menilai kegiatan di Desa Caringin, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten itu mendapatkan respons positif karena bermanfaat bagi masyarakat setempat. “Respons masyarakat sangat luar biasa karena ini merupakan hal yang positif dan antusiasmenya luar biasa,” ujarnya.

Dikatakan, para sukarelawan memberikan bahan makanan bergizi seperti sayur-sayuran hingga telur ditambah pemeriksaan tinggi dan berat badan yang diikuti anak-anak balita.

“Sasarannya anak-anak yang memang kesehatannya kurang baik atau mungkin bisa dikatakan stunting,” ujar Wahyudin.

Selain itu, para orang tua yang hadir dapat berkonsultasi dengan para ahli maupun petugas di lokasi acara mengenai asupan gizi hingga dampak stunting pada anak-anak. Para peserta yang didominasi kaum ibu sangat terbantu sehingga mengapresiasi sukarelawan Gardu Ganjar atas inisiatif kegiatan tersebut.

“Sangat membantu sekali untuk ibu-ibu dan masyarakat yang ada di sini juga,” kata Sri Wahyuni, salah seorang warga yang hadir membawa anaknya.

Program penurunan stunting di Banten sudah sering dilakukan petugas kesehatan pemerintah di Posyandu dan Puskesmas tapi warga menilai hal itu masih belum cukup.

Sri mengatakan keinginan warga di daerahnya adalah mendapatkan bahan-bahan makanan yang bergizi diikuti pendampingan dari ahli gizi seperti dilakukan sukarelawan Gardu Ganjar.

“Manfaatnya, balita kita terkontrol semua dengan adanya (kegiatan) ini. Menambah gizi juga. Bantuannya (di antaranya) berupa sayuran, telur,” ujarnya. [CR-3]

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*