CIMAHI, SP – Relawan Ganjar Muda Padjajaran (GMP) menggelar penyuluhan dan konsultasi pemeriksaan Inspeksi Visual Asetat (IVA) untuk mencegah kanker serviks. Penyuluhan dilakukan di salah satu kafe daerah Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat (Jabar), pada Kamis (22/6/2023).
GMP menggandeng penyuluh dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk memaparkan materi soal IVA. IVA merupakan pemeriksaan sederhana mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin dengan melihat langsung (dengan mata) leher rahim setelah memulas leher rahim dengan larutan asam asetat.
Koordinator Daerah GMP Cimahi, Randry Adryan Setiawan menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya pemeriksaan IVA. “Ini (kanker serviks) merupakan penyakit yang diidap oleh perempuan. Untuk kegiatan hari ini diikuti kaum perempuan yang antusias, merasa aware dan peduli terhadap kesehatan mereka,” kata Randry.
Kegiatan ini dihadiri ratusan perempuan dengan berbagai latar belakang. Mulai dari mahasiswi, ibu rumah tangga, guru, hingga pengemudi ojek online. Mereka datang dari berbagai wilayah di Cimahi.
Selain penyuluhan soal IVA, dalam kegiatan tersebut juga para peserta diberikan edukasi perihal penyebab timbulnya kanker serviks pada perempuan, serta gejala-gejala yang ada saat kanker mulai timbul di dinding rahim. “Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan menjadi sebuah alarm atau pengingat untuk kaum perempuan tentang pentingnya menjaga kesehatan, terkhusus tentang kanker serviks yang telah menjadi isu nasional,” jelas Randry.
Dia juga menjelaskan alasan relawan menggelar penyuluhan ini adalah karena masih banyaknya wanita yang belum memahami soal IVA dan gejala-gejala dari kanker serviks.
“Oleh sebab itu, datangnya kita di sini untuk melakukan sosialisasi dan kampanye tentang bahayanya penyakit tidak menular ini, kanker serviks yang sangat membahayakan,” ujarnya.
Relawan GMP berkomitmen terus menggelar kegiatan bermanfaat lainnya untuk masyarakat di Jawa Barat. Bukan hanya di bidang kesehatan, namun juga di bidang sosil, ekonomi, hingga budaya. “Kami terinspirasi dari Pak Ganjar yang kita ketahui merupakan sosok yang sangat peduli akan kesehatan dan isu-isu kesehatan yang ada. Dari Pak Ganjar juga kami ketahui bahwa kesehatan itu adalah hal yang utama, karena dengan kesehatan yang kita jaga, kita bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang produktif,” tambahnya.
Salah satu peserta, Citra Wulandari (33) mengapresiasi kegiatan ini. Ibu rumah tangga tersebut menyatakan dirinya belum pernah mengikuti penyuluhan dan konsultasi perihal kanker serviks.
“Kegiatan ini sangat bagus banget dan bermanfaat untuk kita, khususnya para perempuan yang sudah rumah tangga. Agar kita bisa antisipasi dan dan mendeteksi dini (kanker serviks),” kata Citra.
Dia berharap GMP Kembali melakukan berbagai aktivitas serupa seperti penyuluhan-penyuluhan soal penyakit lain, juga pelatihan di bidang bisnis dan UMKM. [CR-3]

Leave a Reply