SERANG, SP – Kemarau berkepanjangan akibat El Nino menimbulkan kekeringan dan krisis air di beberapa wilayah, salah satunya di Kabupaten Serang, Banten. Sukarelawan Gerakan Desa untuk (Gardu) Ganjar Kondisi merespons cepat dengan mendistribusikan bantuan air bersih, Rabu (20/9/2023).
Bantuan sebanyak 70 ribu liter air atau setara 14 mobil tangki air berukuran 5 ribu liter/tangki untuk 437 KK. Adapun tersebar di wilayah Kecamatan Ciomas; empat titik di Kampung Guha, Desa Sukarena dan dua titik lainnya terletak di Desa Cemplang.
Teriknya sinar mentari tak menyurutkan asa dan semangat warga untuk menikmati bantuan air bersih dari Gardu Ganjar. Raut wajah gembira masyarakat terpampang jelas saat berbondong-bondong berlari menenteng wadah air mulai dari jerigen, bak mandi, hingga galon.
TB Subki Fadillah (42) masyarakat Desa Cemplang, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang mengatakan sudah empat bulan ini warga merasakan kekeringan dan krisis air bersih untuk keperluan sehari-hari. Jika ingin menikmati air bersih, biasanya masyarakat setempat perlu mengantre di sumber mata air pegunungan Cisitu yang kini makin menyusut akibat kekeringan. Bahkan tak jarang masyarakat perlu merogoh kocek berkisar Rp150 ribu/1.000 liter untuk membeli air bersih.
“Kalau yang enggak mampu gitu patungan, satu tangki berapa orang berapa KK (kepala keluarga). Kalau dihitung-hitung (saya) udah Rp 3 juta-an untuk (beli air) empat bulanan,” jelas dia.
Segala upaya telah dilakukan warga untuk meminimalisir dampak kekeringan, salah satunya dengan membangun sumur bor. Sayangnya, usaha tersebut tak membuahkan hasil.
Kini, Subki Bbersama warga bisa bernapas lega berkat bantuan air bersih gratis dari Gardu Ganjar. Dia pun berharap Ganjar Pranowo dapat memimpin Indonesia periode 2024-2029 serta mengimplementasikan slogan “Tuanku ya Rakyat” dan “Ganjar untuk Semua” untuk kepentingan masyarakat khususnya pra sejahtera.
Di tempat berbeda, Enok (35) masyarakat Desa Sukarena juga merasa bersyukur atas penyaluran bantuan air bersih yang telah dilakukan Gardu Ganjar. “Alhamdulillah terbantu banget bersyukur gitu ya,” ungkap Enok.
Sementara itu, Ketua Umum Gardu Ganjar Ahmad Wahyudin Nasyar menjelaskan pihaknya sengaja memilih lokasi tersebut karena warga di sana sangat membutuhkan air bersih akibat kemarau panjang. Dia memproyeksikan bakal menyasar beberapa wilayah lain di Provinsi Banten seperti Kabupaten Lebak dan Kota Tangerang untuk pemenuhan kebutuhan air bersih.
“Yang mendasari kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami di mana saat ini masyarakat di Kabupaten Serang dan Provinsi Banten mengalami kekeringan maka kami berinisiatif hadir di tengah-tengah masyarakat,” ungkap dia.[CR-3]

Leave a Reply